Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pimpinan Daerah (PIMDA) 283 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pesawaran dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I Lampung Tahun 2026 yang berlangsung pada 17–19 April 2026 di Gelanggang Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Dalam kejuaraan yang mempertemukan ±1500 pesilat terbaik dari berbagai daerah di Provinsi Lampung dan mempertandingkan golongan Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa, kontingen PIMDA 283 tampil impresif dan konsisten sejak hari pertama.
Dengan menurunkan ±100 atlet terbaik serta didukung oleh 20 pelatih berpengalaman, PIMDA 283 datang dengan persiapan matang dan target yang jelas. Sejak babak penyisihan, para atlet menunjukkan kualitas teknik, mental bertanding, serta kedisiplinan tinggi yang menjadi ciri khas Tapak Suci. Satu per satu kemenangan berhasil dikumpulkan, memperlihatkan dominasi yang merata di berbagai kelas yang dipertandingkan.
Puncak dari performa tersebut terlihat pada hasil akhir kejuaraan, di mana PIMDA 283 sukses mengamankan sejumlah gelar bergengsi, yakni:
- Juara Umum 1 Golongan Usia Dini
- Juara Umum 3 Golongan Remaja
- Atlet Terbaik Putra Dewasa
- Juara Umum Favorit
Raihan ini tidak hanya menunjukkan keunggulan di satu kategori, tetapi juga menegaskan kekuatan pembinaan yang berjenjang dari usia dini hingga dewasa. Pada golongan usia dini, atlet-atlet muda tampil penuh percaya diri dan mampu bersaing dengan baik, menjadi fondasi penting bagi masa depan prestasi. Sementara di golongan remaja, dominasi yang ditunjukkan membuktikan bahwa proses pembinaan berjalan efektif dan berkesinambungan. Di tingkat dewasa, pencapaian atlet terbaik putra menjadi bukti kualitas puncak dari sistem latihan yang diterapkan.
Komandan Kontingen, Ata Hastamar Falaha, K.Mdy., yang juga menjabat sebagai Sekretaris PIMDA 283, menyampaikan rasa bangga atas capaian luar biasa tersebut. Ia menilai bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi seluruh elemen tim.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan tim. Para atlet telah berjuang maksimal di setiap pertandingan, menunjukkan mental juara dan sportivitas yang tinggi. Kami juga mengapresiasi kerja keras para pelatih yang telah mempersiapkan atlet dengan sangat baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk orang tua atlet dan jajaran pengurus yang terus memberikan motivasi dan fasilitas terbaik selama proses persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.
Sementara itu, Ketua Umum PIMDA 283 Tapak Suci Pesawaran, Yuber Abadi, K.Ka., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas hasil yang diraih. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berada di jalur yang tepat.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa sistem pembinaan kami berjalan secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa. Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh atlet, pelatih, dan pengurus yang terus berkomitmen menjaga kualitas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah titik akhir, melainkan pijakan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa mendatang, termasuk ajang-ajang tingkat provinsi dan nasional.
“Kami tidak ingin cepat berpuas diri. Justru ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan, memperkuat mental bertanding, serta memperluas pembinaan di semua lini. Harapannya, ke depan PIMDA 283 bisa terus konsisten mencetak prestasi yang lebih tinggi,” tambahnya.
Keberhasilan meraih Juara Umum Favorit menjadi penutup manis bagi perjuangan panjang kontingen PIMDA 283 dalam kejuaraan ini. Gelar tersebut sekaligus menjadi simbol pengakuan atas konsistensi performa, kekompakan tim, dan kontribusi besar dalam memeriahkan serta meningkatkan kualitas kompetisi.
Dengan capaian ini, PIMDA 283 Tapak Suci Pesawaran semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat di Provinsi Lampung. Tidak hanya mengharumkan nama daerah, prestasi ini juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam olahraga pencak silat.



