Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran. Doby Hariyadi, yang mewakili Politeknik Negeri Lampung (Polinela), berhasil meraih medali emas cabang olahraga pencak silat pada Pekan Olahraga dan Seni Politeknik Se-Indonesia (PORSENI XV - Medan) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 24 Juli–1 Agustus 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, Doby tampil didampingi oleh pelatih Andi Saptono, yang memberikan pendampingan teknis dan strategi selama pertandingan berlangsung. Kolaborasi antara atlet dan pelatih membuahkan hasil yang membanggakan bagi Politeknik Negeri Lampung.
Perjalanan Doby menuju podium tertinggi tidak diraih dengan mudah. Pada partai final, ia menghadapi Muhammad Farid yang mewakili Politeknik Negeri Padang. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal dengan kedua atlet saling menampilkan kemampuan terbaiknya.
Pada babak pertama, Doby sempat tertinggal poin. Namun, berkat ketenangan, semangat juang, serta arahan strategi dari pelatih di sela pergantian babak, Doby mampu bangkit pada babak kedua. Ia mulai mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan melalui serangan-serangan efektif yang menghasilkan poin secara beruntun.
Memasuki babak ketiga, Doby tampil semakin dominan. Selisih poin terus melebar hingga mencapai 47–14, sehingga wasit memutuskan menghentikan pertandingan sebelum babak ketiga berakhir sesuai ketentuan menang teknik. Dengan hasil tersebut, Doby Hariyadi dinyatakan sebagai pemenang dan berhak membawa pulang medali emas untuk Politeknik Negeri Lampung.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin latihan, mental bertanding yang kuat, serta sinergi yang baik antara atlet dan pelatih mampu menghasilkan prestasi terbaik di tingkat nasional.
Yuber Abadi, K.Ka., Ketua Umum PIMDA 283 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara Doby Hariyadi atas raihan medali emas pada PORSENI XV Politeknik Se-Indonesia 2026. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih Andi Saptono yang telah mendampingi dan membina atlet hingga mampu meraih prestasi terbaik. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh kader Tapak Suci untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah serta Indonesia."
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Politeknik Negeri Lampung, tetapi juga bagi keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran dan masyarakat Lampung. Diharapkan keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi kader-kader muda untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Selamat kepada Doby Hariyadi dan pelatih Andi Saptono atas prestasi yang membanggakan. Semoga menjadi awal dari pencapaian-pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang.

